SHARIA COMPLIANCE OF PNM MEKAAR SYARIAH FINANCING UNDER DSN-MUI FATWA NO 141
Abstract
This study aims to examine the sharia compliance of financing practices at PNM Mekaar Syariah Unit Botugolu based on the provisions of the National Sharia Council–Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) Fatwa No. 141/DSN-MUI/VIII/2021 concerning the Guidelines for the Establishment and Operation of Sharia Cooperatives. This research employs an empirical legal research design with a socio-legal approach, analyzing the relationship between Sharia legal norms (das sollen) and financing practices implemented in the field (das sein). Data were collected through observations, in-depth interviews with management and customers, and documentary analysis of contracts and institutional operational procedures. The findings indicate that PNM Mekaar Syariah plays a role in expanding access to capital for ultra-micro business actors. However, the study also identifies several practices that require adjustment to better align with the fatwa provisions, particularly concerning the strengthening of sharia supervisory functions, the implementation of Murabahah and Wakalah contracts, the determination of service charges, the mandatory savings mechanism, and the application of the joint liability system, which explicit guarantee contracts have not fully supported. This study concludes that strengthening sharia governance and refining the design of financing contracts are necessary to enhance the alignment of PNM Mekaar Syariah’s operations with the principles of justice, transparency, and public benefit in sharia economic law.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepatuhan syariah praktik pembiayaan PNM Mekaar Syariah Unit Botugolu berdasarkan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 141/DSN-MUI/VIII/2021 tentang Pedoman Pendirian dan Operasional Koperasi Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal, yang menelaah hubungan antara norma hukum syariah (das sollen) dan praktik pembiayaan yang berlangsung di lapangan (das sein). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola dan nasabah, serta studi dokumentasi terhadap akad dan prosedur operasional lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PNM Mekaar Syariah memiliki peran dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha ultra mikro. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa praktik yang memerlukan penyesuaian agar selaras dengan ketentuan fatwa, antara lain terkait dengan penguatan fungsi pengawasan syariah, penerapan akad Murabahah dan Wakalah, penetapan imbal jasa, mekanisme simpanan wajib, serta penerapan sistem tanggung renteng yang belum sepenuhnya didukung oleh akad penjaminan yang eksplisit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola syariah dan penyempurnaan desain akad pembiayaan diperlukan guna meningkatkan keselarasan operasional PNM Mekaar Syariah dengan prinsip keadilan, transparansi, dan kemaslahatan dalam hukum ekonomi syariah.
References
Anggraeni, S., & Maulana, H. (2022). The Transformation of Conventional Cooperatives Into Sharia Saving And Financing Cooperatives (KSPPS): Study on KSPPS Tunas Artha Mandiri, Banjarsari- Ciamis. Syari’ah Economics, 6(1). https://doi.org/10.36667/se.v6i1.1165.
Ayunda, A., Ramadhani, I. G., Fahlevy, R., & Hayati, F. (2025). Peran Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dalam Mendukung Ekonomi Kerakyatan dan Pengentasan Kemiskinan Umat. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 18(1), 1043–1052.
Az-Zahra, C. (2024). Analisis implementasi fatwa DSN MUI No 141/DSN-MUI/VIII/2021 tentang pedoman pendirian dan operasional koperasi syariah pada Koperasi Syariah Baitul Mu’min Cilengkrang. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Fikri, A. K., & Ubaidillah. (2023). Sistem Tanggung Renteng Dengan Akad Kafalah Pada Produk Paket Masa Depan (PMD) di BTPN Syariah Pekalongan Dalam Perspektif Hukum Islam. Ahkam: Jurnal Hukum Islam Dan Humaniora, 2(4), 773–785.
Ghozali, H. M. (2023). Pengaruh kualitas Dewan Pengawas Syari’ah (DPS) terhadap syari’ah compliance di lembaga koperasi berbasis syari’ah Perhimpunan Baitul Maal wat Tamwil Indonesia (PBMTI) Wilayah Jawa Tengah. Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri (Indonesia).
Huda, M. C., & S HI, M. H. (2021). Metode Penelitian Hukum (Pendekatan Yuridis Sosiologis). The Mahfud Ridwan Institute.
Imaniyati, N. S. R. I., & Adam, P. (2017). The Fatwa Position of DSN-MUI in The National Banking System. Mimbar, 33(1), 142–148. https://doi.org/10.29313/mimbar.v33i1.2128
Indonesia, D. S. N.-M. U. Fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia No: 141/DSN-MUI/VIII/2021 Tentang Pedoman Pendirian dan Operasional Koperasi Syariah. , Pub. L. No. No: 141/DSN-MUI/VIII/2021 (2021). Indonesia.
Janah, U. R. N., & Tampubolon, F. R. S. (2024). Peran usaha mikro, kecil, dan menengah dalam pertumbuhan ekonomi: Analisis kontribusi sektor umkm terhadap pendapatan nasional di indonesia. PENG: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 1(2), 739–746.
Jihad, A. A., Azmy, K., Wahab, N. A., Sayuti, A., & Fauzan, F. (2024). The Role of the Supervisory Board in the Development of Sharia Cooperatives in Aceh After the Enactment of the Sharia Financial Institutions Law. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 8(2), 1054–1076. https://doi.org/10.22373/sjhk.v8i2.19610
Junaidi, A. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Koperasi Syariah. Penerbit NEM.
Kotimah, K., & Rahayu, T. (2024). Perspektif Peraturan Tanggung Renteng Pada Pinjaman Modal Usaha Oleh PNM Mekaar Ditinjau Dari Hukum Ekonomi Syariah. Iqtishodiah, 6(2), 92–103.
Monika, A., Khudhori, K. U., & Soleha, S. (2025). Implementasi Program Kelompok Mekaar Syariah dalam Mengembangkan Usaha Mikro di Dusun Curup. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup.
Rifa’i, I. J. (2023). Ruang Lingkup Metode Penelitian Hukum. Metodologi Penelitian Hukum, 6.
Ritonga, J. S., Devi, S. R., Siregar, I., Jewina, H., & Maulana, D. A. (2025). Implementasi Fatwa DSN-MUI dalam Produk Perbankan Syariah: Antara Kepatuhan dan Tantangan. Jurnal Pendidikan Dan Ekonomi Harapan, 4(02).
Riyadi, F. M. (2025). Implementasi Akad Murabahah Dalam Perbankan Syariah di Indonesia. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(12).
Saripudin, U. (2013). Sistem Tanggung Renteng dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus di UPK Gerbang Emas Bandung). Iqtishadia, 6(2), 379–403.
Suarsi, S. (2020). Peran PT. Permodalan Nasional Madani Mekaar Syariah terhadap Pemberdayaan wanita di Duampanua Kab. Pinrang (Analisis Hukum Ekonomi Islam). IAIN Parepare.
Sumargo, B. (2020). Teknik sampling. Unj press.
Susanto, E., Susanto, E. H., Iska, S., & Rahmi, Z. (2023). Analisis Problematika Dewan Pengawas Syariah Terhadap Pendamping Koperasi Syariah. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 6(2), 399–409.
Suwangsih, I., Suhariadi, F., Ratmawati, D., & Fatimah, N. (2022). Joint Resposibility System As The Key Success Of Women’s Cooperative Setia Bhakti Indonesian East Java Woman. International Journal of Education, Social Studies, And Management (IJESSM), 2(2), 83–91. https://doi.org/10.52121/ijessm.v2i2.66
Topani, I. N., & Yati, A. (2023). Penerapan Sistem Tanggung Renteng pada Nasabah dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ( Studi Pada BTPN Syariah Cabang Lampung Tengah ). IQTISHAD SHARIA: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Dan Keuangan Islam, 1(2), 55–67.
Utari, F., Noprizal, N., & Permata, C. P. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Masyarakat Dalam Pengelolaan Pembiayaan Dari Pnm Mekaar Syariah Di Desa Ujung Tanjung. Institut Agama Islam Negri Curup.
Yanti, H., & Aziz, J. (2025). Challenging the Claim of Ijma’ on the Prohibition of Bank Interest: A Critical Review of Murabahah Practices in Islamic Banking. Al-’Aqdu: Journal of Islamic Economics Law, 5(1), 74. https://doi.org/10.30984/ajiel.v5i1.3345
By submitting an article manuscript, the author agrees to this policy. No special document approval is required.
- The author warrants that the article is original, written by a specific author, and has not yet been published. contains no illegal statements, authorizes the co-authors to enter into these agreements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright owned solely by the author, Written permission to quote from other sources obtained from the authors that they are free from the rights of third parties;
- The author retains the copyright and grants initial publication rights to the journal, as well as licensing the work under the Creative Commons Attribution License. This allows others to share their work, crediting the authors of the work and their initial publication in this journal;
- Authors can distribute published articles by sharing the article link or DOI in the Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah. Authors may use articles for any legal purpose they deem necessary without written permission from the journal, with approval for initial publication in that journal;
- The author acknowledges that All articles published open access are immediately and such access will be free to view and download by anyone.

.png)
.png)
.png)
1.png)
_(1)1.png)


All articles in the Tadayun: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah are licensed under a